Kamis, 24 April 2014

makalah tentang piranti input, perkembangan ram, jenis partisi, dan perbedaan crt dan lcd



PERBAIKAN PERANGKAT KOMPUTER

TENTANG
   A.    PENGELOMPOKAN PIRANTI MASUKAN BERDASAR CARA KERJA BERIKUT   CONTOH KOMPONEN NYA.
  B.    PERKEMBANGAN RAM KOMPUTER.
  C.   JENIS-JENIS PARTISI PADA SISTEM OPERASI WINDOWS DAN LINUX.
   D.    PERBEDAAN ANTARA MONITOR CRT DAN LCD.

 

Oleh:

ADMIZAR
  1210013231037


PENDIDIKAN TEKHNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER
FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS BUNG HATTA
2013­­­­­­­­
BAB I
PENDAHULUAN

Hampir seluruh aspek kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskan dari teknologi, khususnya teknologi komputer. Dapat dilihat bahwa untuk menuliskan suatu dokumen, orang cenderung sudah meninggalkan mesin ketik manual dan sudah digantikan perannya oleh komputer. Kasir di suatu pertokoan besar (supermarket) sudah menggunakan peralatan otomatis berupa komputer yang didisain khusus untuk keperluan itu. Kumpulan lagu-lagu yang sebelumnya hanya dapat didengarkan melalui media kaset atau piringan hitam, saat ini sudah mulai dikemas dalam bentuk compact disk (CD) yang dapat didengarkan dengan menggunakan komputer multimedia. Belum lagi perkembangan teknologi komputer di bidang kesehatan yang maju sangat pesat untuk membantu diagnosa penyakit dan proses penyembuahnnya. Dan masih banyak lagi bidang-bidang kehidupan manusia yang saat ini sudah menggunakan peralatan komputer. 
Berdasarkan latar belakang dan batasan masalah di atas, maka rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah :
1.            Pengelompokan piranti input!
2.            Perkembangan RAM komputer!
3.            Jenis – jenis partisi pada sistem operasi windows dan linux!
4.            Perbedaan antara monitor CRT dan LCD!

A.    PENGELOMPOKAN PIRANTI MASUKAN BERDASAR CARA KERJA BERIKUT CONTOH KOMPONEN NYA.
Piranti masukan atau piranti input merupakan  perangkat keras (hardware) yang di gunakan oleh user atau pengguna untuk mengoprasikan komputer sebagai pintu masuk dari data yang akan di olah oleh piranti pemrosesan. Yang merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Piranti input ialah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. jenis-jenis Piranti input komputer.
a.    Mouse
Mouse merupakan suatu alat bantu untuk memberikan perintah dalam memproses data atau mengedit data. atau di sebut juga suatu alat yang berguna untuk menggerakan kursor yang akan memberi perintah untuk di proses di piranti pemrosesan. Cara menggunakan mouse ialah dengan cara mengklik.
b.    Keyboard
Keyboard  merupakan alat untuk memasukkan data maupun perintah ke piranti pemrosesan untuk di proses, biasanya terdiri atas rangkaian huruf, angka, dan tombol fungsi lainnya dengan cara mengetik
c.    Scanner
Scanner merupakan alat Bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafic dan mengubahnya ke dalam bentuk digital, sehingga data yang berbentuk hardware bisa di masukkan ke dalam komputer dalam bentuk soft.


d.    Joy stick dan games paddle
Joy stick dan games paddle merupakan alat yang digunakan untuk games komputer. biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.
e.    Kamera digital
Kamera digital merupakan alat untuk membuat suatu data digital  yang bersifat audiovisual sperti fungsinya sebagai alat untuk merkam data berupa gambar atau foto dan merekam data berupa video.
f.     Light pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.

B.     PERKEMBANGAN RAM KOMPUTER.
RAM ditemukan oleh seorang ilmuan bernama Robert Dennart. RAM (Random Access Memory) meupakan sebuah bagian dari sistem komputer yang sangat penting. Tidak hanya pada komputer PC maupun notebook saja yang membutuhkan RAM, PDA dan banyak perangkat elektronik lain pun ikut membutuhkan bagian ini. RAMadalah suatu  media penyimpanan data sementara computer bukan untuk jangka lama dan berfungsi sebagai memori utama untuk menyimpan data atau program yang sedang dijalankan atau diperlukan oleh CPU saat dibutuhkan saja. RAM juga merupakan salah satu faktor pendukung hardware computer, untuk mendukung proses kerja dari Processor yang memungkinkan data yang disimpan dapat diakses secara langsung dalam urutan acak. RAM juga berfungsi sebagai northbridge yaitu penghubung processor computer dan memory controller yang memberikan akses cepat dari CPU ke memori, PCI, AGP.
pada tahun 1968 dalam skala besar intel memproduksi pertamakali, sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Kemudian ram berkembang. Pada awalnya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk bekerja pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).
Perkembangan dan jenis dari RAM :
1.      DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Pada tahun 1970, IBM menciptakan memori yang dinamakan DRAM. Disebut Dynamic karena jenis memori ini dalam setiap interval waktu tertentu, dapat memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
2.      FPRAM (Fast Page Mode Random Access Memory)
Pada tahun 1987 FPM DRAM ditemukan.O rang sering menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya. Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486. FPM menggunakan modul memori SIMM (Single Inline Memory Module) 30 pin dan SIMM 72 pin.
3.      EDO RAM(Extended Data Output Random Access Memory)
Pada tahun 1995, ditemukan memori jenis EDORAM ini yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.
4.      SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor, dengan clock speed (kecepatan putaran) 66 MHz, SDRAM ini mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 533 MB/det. Lalu seiring dengan clock speed yang bertambah kencang, kecepatan pengantaran datapun menjadi semakin cepat.Untuk SDRAM dengan clock speed 133 MHz, data yang dihantarkan dapat mencapai 1,066 GB/det.
5.      DR DRAM (Direct Rambus Dynamic Random Access Memory) / RDRAM
RDRAM ditemukan oleh Rambus. RDRAM lebih banyak ditujukan untuk atau user lain yang memang sangat membutukan memory berkecepatan tinggi.Kualitas yang dimiliki oleh RDRAM mengakibatkan harganya sangat tinggi. Dan untuk mencarinya pun tidak semudah SDRAM atau DDR. RDRAM menggunakan modul yang disebut RIMM. Berbeda dengan modul yang dimiliki SRAM atau DDR yang menggunakan transfer data secara paralel pada data bus 64-bit. RDRAM menggunakan transfer data secara serial pada data bus 16-bit.RDRAM yang paling umum digunakan adalah RDRAM yang memiliki kecepatan 1,6 GB/det. RDRAM ini lebih dikenal dengan sebutan RIMM1600.Sedangkan RDRAM yang menggunakan data bus 16-bit saat ini sudah dapat mencapai kecepatan 2,4 GB/det (RIMM2400).Sedangkan untuk jenisnya, RDRAM ada dua macam yang pertama adalah yang bekerja pada data bus 16-bit dan yang kedua adalah RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit. Jika RDRAM yang bekerja pada data bus 16-bit memiliki jumlah pin sebanyak 184 pin dan diperuntukkan untuk sistem single-channel, maka RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit memiliki jumlah pin sebanyak 242 pin, dan diperuntukkan bagi sistem dual-channel. Serta satu lagi yang menjadi ciri khas dari RDRAM adalah adanya fasilitas yang dapat menjaga agar memory tidak panas.Sebenarnya dari performa mungkin tidak jauh berbeda, namun untuk beberapa sistem menggunakan RDRAM akan sangat mendukung terlebih lagi server. Oleh sebab itu, yang paling banyak menggunakan RDRAM adalah server. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz).
6.      DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Random Access Memory)
Pada tahun 2000, DDR-SDRAM diperkenalkan, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 – 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya, DDR ini disebut DDR dengan tipe PC2100. Nilai maksimal yang diakui oleh The JEDEC Solid State Technology Association, sebuah asosiasi yang bertanggung jawab tentang standar memory ini adalah nilai yang dimiliki oleh DDR400 PC3200, yaitu 3,2 GB/det. Padahal saat ini ada beberapa produsen RAM yang menawarkan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih besar lagi. Seperti Corsair, Kingston, Mushkin, dan beberapa produsen lainnya sudah ada yang berani menawarkan DDR dengan tipe PC3700 dan PC4000 yang masing-masing sanggup menghantarkan data dengan kecepatan 3,7 GB/det dan 4 GB/det. Sayangnya, DDR ini masih sulit dicari di pasaran, khususnya di Indonesia.
7.      DDR RAM (Double Data Rate)
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
8.      DDR2
Pada tahun 2004 di perkenalkanlah DDR2 SDRAM. Memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda. Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik. Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.
Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2. High clock speed: DDR2 menggunakan clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai ini juga masih bisa di tingkatkan menjadi 800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2, Anda dapat memiliki satu keeping 2 GB dan dipasangkan pada single bank module.
·         Ukuran: Dari segi ukuran, DDR2 juga masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.
·         Teknologi koneksi: DDR2 menggunakan teknologi koneksi yang dinamakan Ball Grid Array (BGA), yang belum digunakan pada DDR biasa.
9.      DDR3
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz).  Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM. NAND flash telah mulai mengganti bentuk yang lebih tua dari penyimpanan persisten, seperti disk magnetis dan kaset, sementara NOR flash sedang digunakan di tempat ROM di netbook dan komputer kasar, karena mampu random access benar, sehingga eksekusi kode secara langsung.

C.    JENIS-JENIS PARTISI PADA SISTEM OPERASI WINDOWS DAN LINUX.
Partisi adalah space/ruang dalam hardisk yang dibagi-bagi dengan kapasitas tertentu dengan file system tertentu. Secara dasar, hardisk anda dapat dibagi menjadi maksimal 4 partisi primer. Dan salah satu partisi primer anda bisa digunakan sebagai partisi primer extended yang dapat di bagi menjadi partisi-patisi sekunder/logical partition. Partisi logika ini tidak memiliki batasan jumlah. Anda bisa membuatnya sebanyak mungkin. Asal hardisk-nya kuat. Partisi adalah bagian yang amat esensial dalam GNU/Linux. Secara minimal, Linux hanya memerlukan dua partisi saja. Partisi Swap dan root (/).
Jenis – jenis partisi pada windows antaral lain :
1.      FAT ( File Allocation Table )
Jenis partisi ini merupakan partisi yang sudah lama, partisi ini digunakan pada standar saat sistem operasi msih menggunakan DOS. Pada saat itu masih menggunakan disket floppy untuk mengatur partisinya.
2.      FAT 16
Jenis partisi ini merupakan perkembangan dari bentuk partisi FAT, dimana satu blok data sekarang bisa menyimpan 16 bit data. Tipe partisi ini digunkan pada Windows 95 dan Windows 95 C.
3.      FAT 32
FAT 32 Merupakan partisi pengembangan dari FAT 16, karena satu blok data bisa menyimpan 32 bit data. Tipe partisi ine pertama kali pada Windows 98.
4.      NTFS (NEW TECHNOLOGY FILE SYSTEM)
NTFS ( New Technology File System )adalah sebuah tipe partisi baru yang pertama kali digunakan pada Windows 2000 dan pada Windows xp dan sampai sekarang, dimana tingkat keamanan dari penyimpnan file dioptimalkan. Versi Windows yang lebih rendah dari Windows 2000 tidak dapat membaca tipe partisi ini.

Jenis – jenis partisi pada linux antaral lain :
1.       LINUX EXT2
       Jenis partisi ini merupakan partisi yang pertama pada linux.
2.       LINUX EXT3
       Linux ext2 merupakan pengembangan dari EXT2, dan banyak digunakan saat ini oleh vjersi – versi linux baru, dimana tingkat keamanan penulisan file dioptimalkan.
3.       LINUX SWAP
       Partisi ini khusus untuk linux untuk melakukan proses swapping saat beroperasi, biasanya besarnya sekitar dua kali besar RAM yang terpasang pada komputer tersebut.

D.    PERBEDAAN ANTARA MONITOR CRT DAN LCD.
1.      CRT (Cathode Ray tube)
Monitor CRT (Cathode Ray Tube) atau sering dipanggil "monitor tabung" merupakan monitor yang disusun dengan mengunakan tabung sinar katode, yang lebih dapat dikenal dengan bentuknya besar. CRT dalam bahasa Indonesianya tabung sinar katoda adalah jenis display yang paling tua dan paling banyak dipakai oleh masyarakat. Awalnya CRT ditemukan oleh Ahli fisika Jerman Ferdinand Braun tahun 1897 sehingga dikenal sebagai “Braun Tube”.
CRT adalah suatu tabung ruang hampa yang berisi suatu senapan elektron (Electron guns) dan suatu elemen pemanas (heater), yang berfungsi untuk mempercepat dan membelokkan berkas elektron (Electron beams). Hal ini dikarenakan di dalam ruang hampa yang panas, berkas elektron mudah untuk bergerak dari katoda menuju ke anoda.
Monitor CRT merupakan monitor generasi kedua dari monitor komputer yang merupakan generasi pertama dari monitor komputer pada jaman modern.
Saat ini minat terhadap monitor CRT sudah mulai ditinggalkan meskipun monitor CRT tetap diproduksi. Alasan mengapa pengguna mulai meninggalkan monitor CRT adalah dikarenakan oleh bentuknya yang besar dan berat sehingga memerlukan ruang ekstra untuk menempatkan monitor ini. Pengertian monitor CRT secara umum adalah ‘monitor cembung’ atau ‘monitor tabung’.
a)      Kelebihan Monitor CRT :
·         Harga relatif lebih murah.
·         Warna lebih akurat dan tajam.
·         Resolusi monitor fleksibel.
·         Perawatan mudah.
·         Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle.
b)      Kekurangan Monitor CRT :
·           Konsumsi listrik yang lebih besar.
·           Merusak mata.
·           Sinar radiasi yang berakibat kurang baik untuk manusia, baik otak, mata dan sel rambut.
·           Bergantung pada refreshrate.
·           Rentan distorsi, glare dan flicker.
·           Dimensi yang besar dan berat sehingga memakan banyak ruang.
2.      LCD (Liquid Crystal Display)
Monitor LCD (Liquid Crystal Display) adalah monitor yang di susun dengan menggunkan “cairan cristal”. LCD merupakan Sebuah teknologi layar digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar pada kristal cair dan filter berwarna, yang mempunyai struktur molekul polar, diapit antara dua elektroda yang transparan.
Teknologi yang ditemukan semenjak tahun 1888 ini, merupakan pengolahan kristal cair berisi cairan kimia, dimana molekul-molekulnya dapat diatur sedemikian rupa bila diberi medan elektrik seperti molekul-molekul metal bila diberi medan magnet. Bila diatur dengan benar, sinar dapat melewati kristal cair tersebut.
Cara kerja monitor LCD yakni kristal cair di dalamnya disusun seperti sandwich antara potongan kaca terpolarisasi. Lampu neon dibelakang panel memancarkan cahaya yang melewati substrat pertama. Muatan listrik membuat sel-sel kristal menyelaraskan nada yang berbeda memungkinkan cahaya untuk lulus melalui substrat kedua. Hasilnya adalah warna yang menakjubkan yang ditampilkan pada layar, jadi tidak ada tabung katoda, tidak ada lagi radiasi, tidak ada lebih banyak membuat sakit kepala atau sakit mata.
Kelebihan monitor LCD adalah minimnya konsumsi energi yang digunakan juga memiliki kontras gambar yang lebih tajam dibandingkan dengan CRT. Pengertian monitor LCD merujuk kepada penggunaan varian pixels (titik warna cahaya) yang tidak memancarkan cahayanya sendiri seperti halnya monitor CRT. Pada teknologi LCD sumber cahaya berasal dari lampu neon berwarna putih yang tersusun secara merata pada bagian belakang susunan pixel (kristal cair) tadi yang jumlahnya mencapai jutaan piksel hingga membentuk sebuah gambar. Kutub kristal cair yang dilewati oleh arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.
1.      Kelebihan Monitor LCD :
·           Kualitas gambar lebih jernih dan tajam.
·           Menghasilkan warna yang lebih realistis.
·           Sinar yang dipancarkan oleh LCD tidak melelahkan mata.
·           Konsumsi listrik lebih hemat.
·           Pengaturan display user frendly (mudah).
·           Dimensi yang tipis dan ringan sehingga menghemat ruang.
·           Teknologi anti glare (tanpa bayangan).
·           Tidak ada radiasi yang dipancarkan.


2.      Kekurangan Monitor LCD :
·           Layar LCD cenderung lebih sensitif.
·           Viewing angle terbatas, colour depth terbatas dan gradasi warna kurang.
·           Tampilan gambar baik hanya di resolusi nativenya.
·           Response time dan ghosting.
·           Harga lebih mahal, perlu perawatan ekstra hati-hati dan dead pixel.